Satu-satunya di Sumsel, DPD Forpes OKI Luncurkan Website Resmi untuk Digitalisasi Pesantren

 

KAYUAGUNG – Dewan Pimpinan Daerah Forum Pondok Pesantren (DPD Forpes) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) resmi mencatatkan sejarah baru. Di bawah kepemimpinan KH Toha Jazuli, S.Pd., organisasi ini menjadi satu-satunya DPD Forpes di wilayah Provinsi Sumatera Selatan yang memiliki website resmi sebagai pusat informasi dan transformasi digital pesantren.

Langkah ini dipandang sebagai lompatan besar dalam tata kelola organisasi keagamaan di tingkat daerah. KH Toha Jazuli, yang dikenal sebagai sosok ketua visioner, menegaskan bahwa dirinya bertekad meninggalkan warisan (legacy) yang kuat bagi kemajuan pesantren di OKI.

“Kami ingin membuat sejarah pada masa kepengurusan ini. Kehadiran website resmi ini bukan sekadar mengikuti tren, melainkan kebutuhan mendesak agar pesantren di OKI lebih transparan, akuntabel, dan dikenal luas di era digital,” ujar KH Toha Jazuli.

Kolaborasi Senior Visioner dan Akademisi Muda

Keberhasilan Forpes OKI dalam menghadirkan inovasi ini tidak lepas dari sinergi antara kepemimpinan senior yang berpengalaman dengan energi muda yang progresif. Di posisi Sekretaris Umum, KH Toha Jazuli didampingi oleh Gus Dr. Darul Abror, M.Pd.

Gus Abror, yang merupakan tokoh muda salah satu pondok pesantren di Kabupaten OKI, membawa angin segar dalam struktur organisasi. Meski masih muda, ia telah menyelesaikan program doktoralnya (S3), menjadikannya sosok intelektual yang krusial dalam merancang program-program strategis.

Sebagai penggagas utama platform digital tersebut, Gus Abror berkomitmen untuk terus menguatkan program-program yang inovatif dan progresif demi kemandirian pesantren.

“Dunia pesantren tidak boleh gagap teknologi. Dengan website ini, kita mengintegrasikan data, mempermudah koordinasi antar-pesantren, dan menunjukkan bahwa Forpes OKI siap menjadi barometer kemajuan di Sumatera Selatan,” ungkap Gus Abror.

Menuju Era Pesantren Progresif

Langkah DPD Forpes OKI ini diharapkan menjadi inspirasi bagi kabupaten/kota lain di Sumatera Selatan. Dengan adanya platform resmi ini, seluruh potensi pesantren di OKI—mulai dari, pendidikan, dakwah, ekonomi kreatif hingga prestasi santri—kini memiliki wadah publikasi yang representatif.

Kepengurusan periode ini tampaknya memang dirancang untuk melakukan perombakan besar-besaran, menyatukan visi sossial-spiritual dengan tata kelola manajemen kekinian. 

admin dpd
admin dpd
Articles: 4

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *